Tag Archives: profile pengusaha sukses di indonesia

Profile Pengusaha Sukses – Martha Tilaar

Profile Pengusaha SuksesMartha Tilaar

profile pengusaha sukses - Martha Tilaar

profile pengusaha sukses – Martha Tilaar

Dia menjalani kehidupan yang penuh dengan kekuatan anugrah Tuhan. Telah ‘dihukum’ mandul, namun melahirkan anak pertama di usia 42 tahun setelah 16 tahun menikah. Dia juga membangun industri obat-obatan herbal dan kerajaan kosmetik dunia berasal dari grasi rumah ayahnya. Dari salon kecantikan sederhana, berkembang menjadi Martha Tilaar Group (MTG), kelompok usaha jamu dan kosmetika dengan produk Sariayu Martha Tilaar merek dagang. Kelompok usaha payung 11 anak perusahaan dan mempekerjakan sekitar 6.000 karyawan.

Prof pendidik istri. Dr HAR Tilaar, ibu dari empat anak, Bryan Emil Tilaar, Pinkan Tilaar, Wulan Tilaar, Kilala Tilaar dan nenek dari beberapa cucu, butuh waktu untuk mengambil kuliah kecantikan dan lulus dari Academy of Beauty Culture, Bloomington, Indiana, USA , ketika ia bergabung dengan suami tugas belajar. Dia telah membuat kecantikannya dan keayuan Indonesia selalu dipertahankan. Lulusan dari Departemen Sejarah Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta pada tahun 1963, secara resmi didirikan pada tahun 1971 bisnis.

Memenangkan gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dalam “Fashion dan Artistry” dari World University Tuscon, Arizona, Amerika Serikat pada tahun 1984, memulai kegiatan usahanya dari nol. Mulai ayahnya garasi Handana Yakob, yang terletak di Jalan Kusuma Atmaja No. 45 Menteng, Jakarta Pusat. Martha, yang dikenal sebagai tomboi masa kanak-kanak dan ‘elektron’ mendirikan sebuah salon kecantikan sederhana “Martha Salon,” hanya pada tanggal 3 Januari 1970, di sebuah ruangan berukuran 6 x 4 meter. Di sini ia sekaligus membuat produk kecantikan dari bahan alami pula.

Pemicu-point 1.987

Lebih lanjut tentang kisah sukses Martha Tilaar seorang pengusaha restoran, yang tetap berkomitmen untuk mencintai produk dalam negeri dalam rangka membangun kemandirian bangsa, khususnya di bidang jamu dan kosmetik, memulai titik pemicu yang sebenarnya pada tahun 1987. Ketika itu cerdik dan unik ia mempopulerkan “Twilight di Sriwedari” sebagai tren makeup baru, ide terinspirasi oleh kekayaan alam dan budaya Indonesia.

Sejak itu, profile pengusaha sukses ini selalu nama tempat mempersuntingkan dan unsur-unsur budaya daerah, yang kemudian dikombinasikan dengan tren fashion lokal, untuk setiap produk Sariayu Martha Tilaar. Sariayu berhasil tampil sebagai trendsetter makeup perempuan Indonesia. Martha Tilaar sangat menghargai produk dalam negeri, seperti pakaian. Buktinya, setiap hari ia selalu melekat pada pakaian buatan dalam negeri. Dia sering menggunakan kebaya, batik, atau daerah berbagai mode di Indonesia.

Observer-up benar-benar akan memahami konsep Designer disebut Gaya Warna (1998) riasan yang mengambil unsur budaya Jawa Barat dan Kalimantan, Sumatera Style (1989) dari Sumatera, Puri Prameswari (1990) mengambil dari etnik Cirebon dan Bali, hum Nyiur (1991) dari pantai Indonesia, Sejarah Asmat (1992) dari Irian Jaya / Papua, Rama-Rama Toraja (1993), serta konsep-konsep dari daerah lain seperti Banda / Ambon, Jakarta, Aceh. Dan, yang berpuncak pada tren warna Pusako Minang Minangkabu.

Berdasarkan pendekatan strategis untuk Martha Tilaar etnis berhasil menjalin hubungan emosional dengan konsumen, dan bahkan berhasil menyelamatkan bisnis Biduk dari krisis ekonomi melanda. Karena dengan konsep baru Martha Tilaar mencapai penjualan besar dan bahkan bisnis telah tumbuh hingga 400 persen.

Profile pengusaha sukses ini mengalami perjalanan bisnis tidak selalu mulus. Dia memiliki mengalami pasang surut atau pasang surut usaha. Sekali, satu waktu, usaha Martha Tilaar itu bendera orang melambaikan masih melihat matanya. Maklum, herbal kosmetik produk Sariayu Martha Tilaar identik di semua produk lokal. Orang-orang seperti dia begitu saja tanpa Martha Tilaar tahu bahwa produk ini sudah global, kualitas, dan bergengsi. Bahkan, Sariayu Martha Tilaar telah menjadi ikon global produk lokal. Misalnya, Sariayu Martha Tilaar memiliki kosmetik berkelas Biokos, Belia, Caring Colours, Kosmetik Artist Profesional (PAC), Aromatic, Taman Obat dan lain-lain yang terkenal ke mancanegara.

Produk ini dipasarkan di kantor-kantor pemasaran di luar negeri Martha Tilaar seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, bahkan ke Los Angeles, Amerika Serikat. Ditambah di Paris, Perancis ia memiliki parfum laboratorium penelitian. Martha Tilaar juga memiliki puluhan spa di luar negeri yang terus merek dagang nya Martha Tilaar. Seperti di Malaysia, berlokasi di Kuala Lumpur Crown Princess pembukaan Martha Tilaar spa dihadiri oleh Maha Ratu Siti Aishah. Spa didirikan untuk memenuhi permintaan, terutama pelanggan dari salon di City Square, Kuala Lumpur.

Kembali ke cerita bagaimana pertama terlihat Sariayu Martha Tilaar masih mata. Meskipun keberhasilan dan bersohor nama bersinar di negeri asing, Martha Tilaar tidak pernah merasakan kepahitan dalam negeri. Itu, terjadi ketika ia hendak menyewa dan membuka toko obat herbal dan kosmetik di beberapa mal terkemuka dan plaza di Jakarta, tepatnya di kantor pusat perumahan dan orang kaya. Dia membantah menyewa tempat. “Di masa lalu jika saya ingin menyewa tempat diusir Mereka hanya ingin menjual produk bermerek.. Diperdebatkan plazanya standar akan turun karena tidak ada gambar,” kata Martha Tilaar, yang dalam hidup tidak pernah menyerah terutama putus asa.

Menanggapi penolakan mendesak profile pengusaha sukses ini mendirikan Puri Ayu Martha Tilaar, sejak Mei 1995, sebagai jamu dan kosmetik Sariayu outlet juga berfungsi sebagai pusat layanan pelanggan. Outlet dan pusat-pusat layanan pelanggan berada di bendera Galeri Beauty Martha PT. Outlet Puri Ayu Martha Tilaar berdiri pertama Graha irama, di Kuningan elit, Jakarta Selatan, dan berkembang pesat menjadi kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Investasi Penelitian

Martha Tilaar yang sangat berkomitmen untuk membangun industri kosmetik. Dia merupakan investasi besar dalam penelitian dan pengembangan (R & D). Dia ingin mengirim staf ahli farmasi belajar di luar negeri, atau berpartisipasi dalam berbagai pameran di luar negeri. Dia memiliki dua apoteker staf nomor doktor, master dan sarjana strata satu lainnya. Berdasarkan komitmen yang kuat bahwa Martha ingin menunjukkan kepada bangsa-bangsa di dunia bahwa Indonesia bisa menunjukkan diri mereka sendiri dan tidak tertinggal dalam bidang kosmetik dan tata rias.

R & D memberikan hasil yang lain. Martha Tilaar perlahan-lahan berhasil mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor, bergantian dengan bahan baku lokal di produknya. Hasil lain lagi, ini lebih mencengangkan, pada bulan Juli 2002, Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan mengundang Martha Tilaar menghadiri forum Global Compact, di New York, Amerika Serikat.

Dalam forum pengusaha yang diundang diminta untuk mempromosikan praktek bisnis yang baik di bidang hak asasi manusia, perburuhan, dan lingkungan, yang telah dipraktikkan. Tujuannya agar setiap pengusaha menempatkan masalah sumber daya manusia, sumber daya alam, lingkungan hidup, dan hak asasi manusia sebagai prioritas penanganan dunia usaha.

Ketika berbicara pada pertemuan Komite Pengarah Nasional Global Environment Facility (GEF) / Program Hibah Kecil, di Jakarta, 5 Oktober 2004, Martha Tilaar kembali mengangkat atas komitmen yang tinggi dari produk lokal dalam nada yang berbeda. Martha menyesali bagaimana produk lokal yang telah diklaim sebagai warisan budaya, seperti rendang masakan Padang, atau kain songket dari Pelembang, itu sudah didaftarkan-dipatenkan oleh negara-negara sekutu negara tetangga Malaysia. Dia juga khawatir tentang tumbuh-tumbuhan, yang dari waktu setiap kali kita merasa adalah milik kita, orang asing memicu dipatenkan.

Keajaiban Tuhan

Martha tampaknya menjadi salah satu wanita di Indonesia yang sangat diurapi Tuhan. Spesialis kebidanan dan ginekologi di rumah dan di luar negeri telah memvonisnya steril. Sudah 11 tahun menikah keinginan yang kuat untuk memiliki anak segera tidak pernah terwujud. Dokter asing di Skotlandia, Belanda, ke Amerika Serikat ia bersedia untuk pergi untuk perawatan medis. Semua menyimpulkan putusan itu tandus untuk Martha.

Meskipun keberhasilan dan bersohor nama bersinar di negeri asing, Martha Tilaar tidak pernah merasakan kepahitan dalam negeri. Itu, terjadi ketika ia hendak menyewa dan membuka toko obat herbal dan kosmetik di beberapa mal terkemuka dan plaza di Jakarta, tepatnya di kantor pusat perumahan dan orang kaya. Dia membantah menyewa tempat. “Di masa lalu jika saya ingin menyewa tempat diusir Mereka hanya ingin menjual produk bermerek.. Diperdebatkan plazanya standar akan turun karena tidak ada gambar,” kata Martha Tilaar, yang dalam hidup tidak pernah menyerah terutama putus asa.

Untungnya, Martha memiliki nenek ahli untuk membuat jamu, yang meminta kesempatan untuk mengobati infertilitas dengan jejamuan. Neneknya, Ny. Pranoto dengan telaten dan penuh kasih berkembang biak dan pupuk herbal. Herbalist yang hanya disusun hanya direbus. Martha Tilaar 37 tahun tapi belum punya anak, maka dipijat dua kali seminggu dan Tapel. Tiba tepat pada usia 41 Martha Tilaar tertangkap tidak haid. Dia tidak datang di atau menstruasi. Dia dilaporkan ke dokter profesor yang memeriksanya, mengatakan hal itu hamil karena berhenti menstruasi. Profesor bahkan mengatakan bahwa Martha akan melalui menopause.

Hati Martha menjadi marah dan menangis dalam perjalanan pulang, memikirkan wajah suaminya, Prof Dr HAR Tilaar, pendidikan akademik dan karakter sangat senang untuk anak-anak. Mengundurkan diri untuk itu, “Ketika aku sampai di rumah saya langsung mengatakan kepada suami saya bahwa saya mandul, jika Anda ingin menikah lagi silakan, tapi hancur Namun, suami saya berkata, jangan khawatir aku punya istri kedua, yaitu buku. , “kenang Martha, menjelaskan saat menjalani masa perjuangan hidupnya yang penting.

Sementara Martha sedih kehilangan harapan. Dia berinisiatif pergi ke laboratorium. Dan hasilnya adalah hamil. Dokter masih tidak percaya. Dia diberitahu untuk menunggu 120 hari untuk memperoleh kepastian. Maklum, saat itu belum ada pemeriksaan Model ultrasonografi (USG). “Setelah 120 hari menunggu, saya diperiksa ada detak jantung anak saya ini adalah mukjizat dari Tuhan.. Ia dilahirkan cantik, dan setelah kuliah dia lulus summa cum laude,” kata Martha, yang melahirkan anak pertama di usia 42 tahun lama menunggu setelah 16 tahun menikah.

Pada usia 46 tahun Martha memiliki kesempatan untuk memiliki anak kedua kembali, bahkan untuk keluarga ini memiliki empat anak. Semuanya tumbuh cerdas dan pintar. Anak pertama yang berhasil lulus summa cum laude, di Amerika Serikat, itu membuat Martha meneteskan air mata karena ia merasa sampai dengan itu adalah apa-apa.

Perjalanan bisnis Martha Tilaar juga mungkin tidak lepas dari keajaiban karya Tuhan. Meskipun tidak pernah mengalami patungan hampir bangkrut, atau rusak, Biduk mempertahankan bisnis yang baik. Pada tahun 1970 ia mendirikan salon kecil Martha Salon, di garasi rumah ayahnya pada saat yang sama berusaha untuk membuat produk-produk kecantikan dari bahan alami. Segera, dua tahun kemudian pada tahun 1972 ia membuka salon kedua di Jalan Anggur No. 3 Cipete, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ia mulai menggunakan merek dagang baru Sariayu Martha Tilaar, merek yang jika diartikan sebagai “jus Wong Ayu”.

Melangkah Pada tahun 1977 Martha Tilaar menjajaki kerjasama dengan Theresia Harsini Setiady, dari PT Kalbe Farma sekali pemilik. Mereka sepakat untuk membuat kosmetik dan perusahaan jamu, bernama PT Martina Berto, dan Martha Tilaar Sariayu diluncurkan sebagai produk pertama. Pada 22 Desember 1981 PT Martina Berto membuka pabrik kosmetik pertama Ayang Pulo Road, Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur diresmikan oleh istri Ny Nelly Adam Malik kemudian Wakil Presiden Adam Malik. Tahun 1983 Martha Tilaar mendirikan PT Sari Ayu Indonesia, khusus sebagai distributor kosmetik produk Sariayu Martha Tilaar. Pada tahun 1986 Martha Tilaar kembali membuka pabrik kedua, kali ini di Jalan Pulokambing II / 1, masih di daerah yang sama waktu itu Pulogadung Industrial Zone diresmikan oleh Ibu Umar Wirahadikusumah Karlinah, istri Wakil Presiden Omar Wirahadikusumah.

Selama kesempatan 1988-1995 tahun Martina Berto PT untuk mengakuisisi sejumlah perusahaan, seperti PT Kurnia Harapan Raya, PT Cempaka Indah Belkosindo, PT Cedefindo, Estrella Lab PT Catering dan PT Kreatif. Kemudian, pada tahun 1999 Martha Tilaar dan anggota keluarga kesempatan untuk membeli seluruh saham PT Kalbe Farma yang tersedia di PT Martine Berto.

Sejak itu, Martha Tilaar dan kontrol keluarga lengkap PT Martina Berto. Bersamaan itu dilakukan pada perusahaan konsolidasi tergabung dalam Martha Tilaar Group. Anak Martha Tilaar Group terdiri PT Martina Berto dan PT Tiara Permata Sari (produsen dan pemasar produk Sariayu Martha Tilaar, Biokos Martha Tilaar, Bella Martha Tilaar, Berto Martha Tilaar, Aromatic Oil Of Java Martha Tilaar, Dewi Sri Spa Martha Tilaar, Jamu Taman Martha Tilaar).

Kemudian, PT Cedefindo (produsen dan pemasar produk Rudy Hadisuwarno Cosmetics, Madonna), PT Indah Cempaka Belkosindo (produsen dan pemasar produk dan Cempaka Mirabella), PT Sari Ayu Indonesia (distributor PT Martina Berto semua produk dan PT Tiara Permata Sari, produk Cempaka Belkosindo Indah, kecuali produk Cempaka), PT Martha Beauty Gallery (perusahaan jasa untuk Martha Tilaar Salon, Martha Tilaar Salon & Day Spa, Martha Tilaar Busana Hak Cipta, Art & Beauty Martha Tilaar, Puspita Martha Tilaar).

Anak Tomboy Martha Tilaar yang memproduksi obat-obatan herbal berbagai dan kosmetik untuk mempercantik perempuan Indonesia, yang, di masa mudanya adalah seorang wanita yang begitu kekanak-kanakan dan bahkan ‘elektron’.

Martha Tilaar sebagai bayi dilahirkan dalam keadaan fisik yang tidak begitu sehat. Apakah dalam kandungan, sang ibu sering mengalami berbagai masalah dengan kesehatannya. Karena tidak ingin melihat sinar matahari, tidak mau bergerak, dan terutama tidak mau makan karena perut terasa mual terus-menerus. Bayi Martha tumbuh sehat karena sering diserang peyakit. Tidak kurang dari 13 orang dokter yang tersedia.

Dengan Ibu, dini untuk Martha diajarkan bagaimana untuk hidup bagaimana memecahkan masalah. Martha dilengkapi dengan berbagai keterampilan seperti menjual kecil, dibuat untuk menghitung uang, dan pastikan untuk memilih mana telur segar dan mana yang busuk. Ibu masih merasakan kemajuan kecemasan Martha sedikit akan lambat sebagai efek yang kurang sehat selama kehamilan. Bahkan, Martha tumbuh menjadi anak yang sehat.

Martha Tilaar remaja adalah gadis yang tomboy. Tidak pernah bisa diam. Perilaku dan cara berpakaian seperti anak kebanyakan. Meskipun eyangnya pagar yang tinggi ia masih bisa menyelinap keluar untuk pergi layang-layang, menikmati pemandangan desa, atau menikmati sawah memperpanjang hijau. Dia bahkan tidak segan-segan untuk terjun ke sebuah sungai yang mengalir untuk berenang.

Nakal seperti anak dari satu ibu adalah seperti mencuri uang. Biasanya, uang tersebut digunakan untuk membeli makanan ringan lezat. Ketika aksi tertangkap ibu disarankan, jika Anda ingin memiliki uang jajan Martha harus bekerja keras.

Saran diikuti dengan benar. Bermodalkan orangtua Martha memberikan uang saku untuk membeli makanan ringan di toko-toko kecil, seperti kacang dan dibungkus menjadi potongan-potongan kecil dan kemudian dijual kembali ke teman-teman sekolah. Dia mendapatkan uang saku lebih banyak berjalan. Demikian pula, Suap tanaman dan Jali-jali telik Putih, yang tumbuh subur di lahan milik eyangnya, ia menjadi campuran bundel yang baik. Perhiasan seperti kalung dan gelang yang dia sendiri bundel dari kedua spesies itu, Martha menjual kepada teman-temannya di sekolah. Kedua tanaman yang sangat berharga dalam kehidupan masa kanak-kanak Martha.

Martha adalah anak dari ‘elektron’ (bahasa Jawa = ‘buruk’), yang paling keras kepala, dan benar-benar tidak suka merawat diri jika dibandingkan dengan saudara lainnya. Hobi berenang membuat kulit Martha tidak sehat, rambut panjang semua wajah memerah, tidak diketahui. Ibunya seringkali menegur mengingatkan Martha agar lebih peduli merawat diri. Apalagi Martha, yang kuliah mengambil Jurusan Sejarah IKIP Jakarta dan lulus pada tahun 1963, sebagai seorang guru diingatkan sering bertemu dan tampil di hadapan murid-murid. Dengan diantar Ibu Martha Tilaar pelajaran tata bahasa “dipaksa” untuk kecantikan Purwosoenoe Titi. Yang unik, sejak saat itulah Martha mulai jatuh cinta untuk kecantikan.

Martha Tilaar sesuai sifat sebagai seorang wanita dan istri Prof Dr HAR Tilaar ingin tinggal di negeri Paman Sam untuk mengikuti suaminya akan melalui tugas belajar. Kesempatan itu digunakan untuk belajar kecantikan di Academy of Beauty Culture, Bloomington, Indiana, Amerika Serikat. Saya lulus dari akademi keindahan Martha segera membuka praktek salon kecantikan di negeri Paman Sam. Dia membuat semacam selebaran brosur sederhana, mempromosikan layanan salon. Berbagai upaya promosi dilakukan seperti pergi ke kampus-kampus, ke rumah mantan dosen untuk membuat istrinya. Demikian pula, para mahasiswa Indonesia, atau ibu-ibu yang mengikuti suaminya tugas di luar negeri nya. Martha juga mengambil waktu untuk melamar pekerjaan sebagai pramuniaga kosmetik Avon. Setiap sore ia masuk dan keluar dari asrama mahasiswa dan mengetuk pintu dan berteriak keras untuk, “Avon Calling!”

Ketika ia kembali ke Indonesia Martha segera ingin membuka salon. Karena tidak memiliki rumah “Salon Martha” sendiri naik pertamanya di garasi orangtuanya, di Jalan Kusuma Atmaja No. 47, Menteng, Jakarta Pusat di sebuah ruangan berukuran 6×4 meter. Martha salon ia mendirikan tepatnya pada tanggal 3 Januari 1970. Martha Tilaar pada 1970-an itu apa-apa dan tidak ada, sangat berbeda dengan kondisi sekarang.

Martha Tilaar setelah puncak kesuksesan dalam karir Anda dan ingin melakukan banyak bisnis kepada masyarakat. Dia tidak memiliki hati untuk merasakan sementara di Yogyakarta menyaksikan seorang ibu muda menyusui wajahnya tampak seperti sudah sangat tua. Crushing beban masalah kehidupan bahwa ibu muda harus bekerja keras untuk menghidupi keluarga mereka, telah merusak keindahan masa mudanya. Melihat Martha berpikir harus melakukan sesuatu. Lalu lahirlah konsep masyarakat perdagangan, suatu bentuk pengembangan masyarakat melalui industri kerajinan. Komunitas ini telah mengumpulkan 142 perajin di Sentolo, Yogyakarta bernama Martha Prama Pratiwi Gallery.

Martha melahirkan konsep masyarakat dengan sesama Emmy Pratiwi perdagangan, karena itu namanya disebut Prama Pratiwi Martha Gallery yang menyediakan segala fasilitas produksi industri kerajinan. Hasilnya sangat memuaskan. Kegigihan dan tekad dari para pengrajin akan membuat mereka berhasil dengan cepat berkembang. Produk-produk dari perajin sebagian besar ditujukan untuk ekspor ke Perancis, Australia, dan Amerika.

Martha juga mendirikan Yayasan Martha Tilaar. Ia dididik banyak wanita dan ibu-ibu tentang kecantikan. Tujuannya agar mereka memahami keindahan yang bisa mengurus diri sendiri. Tapi sebagian besar sehingga mereka memiliki keterampilan keindahan, sesuatu yang memiliki banyak untuk membantu perempuan dalam krisis multidimensi melanda bangsa termasuk pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan perempuan maupun laki-laki di banyak perusahaan lain. Bagi Martha Tilaar perempuan adalah peran pemersatu besar bagi keutuhan bangsa. Karena dia tidak ingin perempuan terbelakang dalam hal pendidikan.

Bagi Martha di era modern seperti sekarang makna emansipasi tidak hanya dimaksudkan untuk mendapatkan hak yang sama dengan laki-laki. Tapi jauh lebih besar daripada yang berjuang untuk mendapatkan hak dan penentuan nasib sendiri. “Sebenarnya yang perlu dituntut kaum perempuan, bukan hanya hak yang sama, tetapi juga hak dan penentuan nasib sendiri,” kata Martha Tilaar.